Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil pengolahan data yang mentransformasi angka dan fakta menjadi bahan yang bermakna, berguna, dan dapat dijadikan dasar keputusan. Dalam konteks manajerial, informasi dibutuhkan tidak hanya untuk menyelesaikan persoalan operasional, namun juga untuk menentukan strategi jangka panjang. Oleh karena itu, kebutuhan informasi manajerial mencakup: ketepatan waktu, akurasi, relevansi, keutuhan, konsistensi, dan keteraksesan.
Informasi
memungkinkan seorang manajer untuk diantaran sebagai berikut:
1. Mendiagnosis masalah perusahaan
2. Mengevaluasi alternatif keputusan
3. Memilih tindakan yang paling efisien
4. Mengontrol hasil keputusan dan kinerja
organisasi
Sistem
informasi manajemen mendistribusikan informasi kepada pengambil keputusan
berdasarkan struktur organisasi. Setiap level memiliki kebutuhan informasi yang
berbeda karena fokus, ruang lingkup, dan cakupan tanggung jawabnya tidak sama.
1. Manajemen Puncak (Top Level Management)
-
Terlibat
dalam penyusunan visi, misi, arah organisasi, dan strategi korporasi.
-
Membutuhkan
informasi yang bersifat strategis, long-term, dan komprehensif.
Contoh: tren industri,
analisis pesaing global, proyeksi ekonomi, laporan tahunan dan kinerja
organisasi, peluang ekspansi.
2. Manajemen Menengah (Middle Level Management)
-
Bertanggung
jawab pada pengoordinasian dan pengawasan aktivitas antar departemen.
- Membutuhkan
informasi taktis, yaitu informasi untuk perencanaan jangka menengah dan
pengelolaan sumber daya.
Contoh: anggaran tahunan,
laporan kinerja divisi, Key Performance Indicators (KPI), realisasi
target pemasaran atau produksi.
3. Manajemen Operasional (Lower Level
Management)
-
Berhadapan
langsung dengan aktivitas rutin dan penggunaan sumber daya harian.
-
Membutuhkan
informasi operasional, real-time, serta sangat detail.
Contoh: absensi karyawan,
jumlah stok harian, status pesanan, laporan mesin produksi, daftar pelanggan.
|
Jenis Informasi |
Deskripsi |
Contoh |
|
Informasi Internal |
Asal dari aktivitas organisasi |
Laporan penjualan, laporan biaya produksi |
|
Informasi Eksternal |
Berasal dari luar organisasi |
Kebijakan pemerintah, perubahan harga bahan baku |
|
Informasi Kuantitatif |
Berbentuk angka, dapat dihitung |
Angka profit, market share, tingkat pertumbuhan |
|
Informasi Kualitatif |
Berbentuk penilaian, opini, dan narasi |
Ulasan pelanggan, evaluasi kinerja karyawan |
|
Informasi Terstruktur |
Sudah terformat & periodik |
Laporan bulanan keuangan |
|
Informasi Tidak
Terstruktur |
Tidak
formal/insidental |
Memo rapat
darurat, hasil survei mendadak |
No comments:
Post a Comment