Thursday, 11 December 2025

Kebutuhan Informasi Manajerial

 Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil pengolahan data yang mentransformasi angka dan fakta menjadi bahan yang bermakna, berguna, dan dapat dijadikan dasar keputusan. Dalam konteks manajerial, informasi dibutuhkan tidak hanya untuk menyelesaikan persoalan operasional, namun juga untuk menentukan strategi jangka panjang. Oleh karena itu, kebutuhan informasi manajerial mencakup: ketepatan waktu, akurasi, relevansi, keutuhan, konsistensi, dan keteraksesan.

Informasi memungkinkan seorang manajer untuk diantaran sebagai berikut:

1.     Mendiagnosis masalah perusahaan

2.     Mengevaluasi alternatif keputusan

3.     Memilih tindakan yang paling efisien

4.     Mengontrol hasil keputusan dan kinerja organisasi

Dengan demikian, kualitas keputusan sangat dipengaruhi oleh kualitas informasi yang digunakan.

Sistem informasi manajemen mendistribusikan informasi kepada pengambil keputusan berdasarkan struktur organisasi. Setiap level memiliki kebutuhan informasi yang berbeda karena fokus, ruang lingkup, dan cakupan tanggung jawabnya tidak sama.

1.     Manajemen Puncak (Top Level Management)

-        Terlibat dalam penyusunan visi, misi, arah organisasi, dan strategi korporasi.

-        Membutuhkan informasi yang bersifat strategis, long-term, dan komprehensif.

Contoh: tren industri, analisis pesaing global, proyeksi ekonomi, laporan tahunan dan kinerja organisasi, peluang ekspansi.

2.     Manajemen Menengah (Middle Level Management)

-        Bertanggung jawab pada pengoordinasian dan pengawasan aktivitas antar departemen.

-    Membutuhkan informasi taktis, yaitu informasi untuk perencanaan jangka menengah dan pengelolaan sumber daya.

Contoh: anggaran tahunan, laporan kinerja divisi, Key Performance Indicators (KPI), realisasi target pemasaran atau produksi.

3.     Manajemen Operasional (Lower Level Management)

-        Berhadapan langsung dengan aktivitas rutin dan penggunaan sumber daya harian.

-        Membutuhkan informasi operasional, real-time, serta sangat detail.

Contoh: absensi karyawan, jumlah stok harian, status pesanan, laporan mesin produksi, daftar pelanggan.

Berdasarkan lever tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi level manajemen maka semakin besar kebutuhan informasi yang bersifat luas, prediktif, dan eksternal, sedangkan semakin ke bawah maka semakin spesifik, teknis, dan internal atas kebutuhan informasi yang dibutuhkan.

Jenis Informasi yang dibutuhkan Manajemen

Jenis Informasi

Deskripsi

Contoh

Informasi Internal

Asal dari aktivitas organisasi

Laporan penjualan, laporan biaya produksi

Informasi Eksternal

Berasal dari luar organisasi

Kebijakan pemerintah, perubahan harga bahan baku

Informasi Kuantitatif

Berbentuk angka, dapat dihitung

Angka profit, market share, tingkat pertumbuhan

Informasi Kualitatif

Berbentuk penilaian, opini, dan narasi

Ulasan pelanggan, evaluasi kinerja karyawan

Informasi Terstruktur

Sudah terformat & periodik

Laporan bulanan keuangan

Informasi Tidak Terstruktur

Tidak formal/insidental

Memo rapat darurat, hasil survei mendadak


No comments:

Post a Comment